Selasa, 18 Mei 2010

Ternyata, Tertawa Bisa Tingkatkan Nafsu Makan!

Kesehatan


Ternyata, Tertawa Bisa Tingkatkan Nafsu Makan!

Sama halnya dengan olahraga, tertawa bisa merangsang nafsu makan, menyediakan cara potensial untuk membantu pasien kurang gizi, yang tidak bernafsu dengan makanan mereka. (Foto: gettyimages) TERTAWA memiliki efek yang serupa dengan olahraga. Sesi kegembiraan yang diberi julukan 'Laughercise' ternyata dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi hormon stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan tingkat kolesterol jahat.

Lebih lanjut, sama halnya dengan olahraga, tertawa bisa merangsang nafsu makan, menyediakan cara potensial untuk membantu pasien kurang gizi, yang tidak bernafsu dengan makanan mereka. Dalam menurut penelitian yang dikutip Daily Mail, Rabu (28/4/2010).

Para sukarelawan penelitian diminta untuk melihat dua video berdurasi 20 menit, yakni video berisi adegan mengerikan dan video humor. Para peneliti mengukur tekanan darah dan kedua tingkat hormon nafsu makan; leptin dan ghrelin. Tidak ada efek signifikan yang terlihat setelah relawan melihat video mengerikan. Tapi, melihat adegan lucu menyebabkan perubahan dalam tekanan darah dan penurunan tingkat leptin. Efek ini sama halnya dengan efek secara langsung setelah seseorang melakukan olahraga yang disertai dengan peningkatan nafsu makan.

Ilmuwan California, Dr Lee Berk mengatakan, "Nilai dari penelitian ini memungkinkan penyedia layanan kesehatan mendapat wawasan baru, pemahaman, dan opsi lebih lanjut bagi para pasien yang tidak dapat menggunakan aktivitas fisik untuk menormalkan atau meningkatkan nafsu makan."

”Banyak pasien berusia matang yang nafsu makannya menurun akibat depresi dan kurangnya aktivitas fisik. Pasien ini mungkin dapat menggunakan "Laughercise" untuk membantu mendapatkan kembali nafsu makannya,” kata para ilmuwan.

Nafsu makan menurun juga sering terlihat pada pasien lanjut usia yang ditinggalkan pasangannya karena kematian dan rasa sakit kronis.

”Menariknya, emosi positif yang dihasilkan sukarelawan, seperti halnya bermain musik, bernyanyi dan tertawa riang. Tertawa adalah obat yang baik,” tukas Dr Berk.

okezone.com

9 Cara Kilat Raih Tubuh Langsing

Kesehatan


9 Cara Kilat Raih Tubuh Langsing

MENDAPATKAN tubuh ramping menjadi dambaan setiap wanita. Sayangnya tak sedikit dari mereka yang menjalani diet salah. Padahal dengan mengubah gaya hidup, wanita bisa meraih impian tampil cantik dan langsing.

”Tanpa perubahan gaya hidup, penurunan berat badan memang tidak akan terjadi,” kata Agustino Romulo selaku Associate Manager Nutrifood Research Center kepada okezone, Rabu (5/5/2010).

Menurutnya, keseimbangan berat badan tergantung pada keseimbangan energi atau kalori yang dikonsumsi. Apabila jumlah kalori yang dikonsumsi lebih tinggi daripada jumlah kalori yang dibakar, maka kelebihan kalori tersebut akan disimpan sebagai cadangan lemak, dan sebaliknya. Kelebihan kalori inilah yang dapat meningkatkan berat badan.

”Semua makanan yang dikonsumsi mengandung kalori. Karena itu, cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan mengatur pola makan yang sehat dan seimbang, meningkatkan aktivitas fisik, dan rutin berolahraga, serta pengelolaan stres dengan tepat. Perlu diperhatikan bahwa diet yang sehat harus mencakup asupan nutrisi yang seimbang. Jadi jangan sampai program diet justru membuat seseorang kekurangan nutrisi-nutrisi penting, seperti vitamin dan mineral,” ulasnya.

Beberapa tip yang bisa dilakukan dalam program penurunan berat badan antara lain:

Buatlah perencanaan makanan

Perencanaan makanan yang tepat akan membantu Anda dalam mengatur kalori yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu cara dalam membantu perencanaan tersebut adalah membiasakan diri membaca label Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) sebelum membeli suatu produk. Dengan memerhatikan informasi yang terkandung dalam label tersebut, akan membantu memudahkan mengatur jumlah kalori yang akan masuk ke dalam tubuh, tanpa harus kehilangan nutrisi-nutrisi penting seperti vitamin dan mineral.

Berolahraga secara teratur

Tidak hanya perencanaan makan yang tepat, memperbanyak aktivitas fisik dan berolahraga secara teratur akan membuat penurunan berat badan menjadi lebih efektif. Dengan berolahraga rutin dapat membantu mengurangi kelebihan lemak pada tubuh sehingga bobot tubuh pun dapat berkurang.

Makanlah lebih sering namun dengan porsi dan kalori yang terkontrol

Penelitian menunjukkan bahwa makan dengan frekuensi sering dan porsi yang terkontrol dapat membantu mengatasi rasa lapar dan membuat Anda terhindar dari konsumsi makan besar (makan siang dan makan malam) secara berlebihan.

Memperlambat tempo makan

Sinyal rasa kenyang membutuhkan waktu untuk diterima oleh otak. Karena itu, memperlambat tempo makan dapat memberikan rasa kenyang yang lebih baik dan dapat mencegah Anda makan terlalu banyak.

Smart snacking

Tak bisa dipungkiri, pemilihan snack yang kurang tepat justru dapat membuat program penurunan berat badan menjadi gagal. Pilihlah snack-snack dengan kalori terkontrol. Kini, di pasaran dapat Anda jumpai dengan mudah snack-snack, seperti cookies yang kandungan kalorinya sudah dikontrol sedemikian rupa sehingga dapat membantu Anda dalam program penurunan berat badan. Selain itu, Anda juga dapat membiasakan diri menjadikan buah-buahan seperti apel dan pear sebagai snack Anda. Serat yang terkandung pada buah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol asupan kalori. Selain itu, serat pun dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Makanlah dengan piring yang datar atau mangkok yang lebih kecil

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan dengan ukuran piring atau mangkok yang lebih besar cenderung mengonsumsi kalori lebih banyak. Dengan memakai piring datar atau ukuran mangkok yang lebih kecil, jumlah kalori yang dikonsumsi pun lebih sedikit.

Batasi asupan gula

Konsumsi gula yang berlebihan bukan hanya menyebabkan terjadinya berat badan berlebih, tetapi juga memicu penyakit lainnya seperti diabetes. Tanpa disadari konsumsi gula sering kali tidak terkontrol. Padahal, Departemen Kesehatan RI sendiri menetapkan bahwa dalam 1 hari konsumsi gula hanya seperlunya saja, tidak lebih dari 25 gram. Oleh karena itu, Anda yang ingin menurunkan berat badan, mulailah mengganti gula pasir Anda dengan pemanis rendah kalori, yang kini sudah banyak di pasaran. Dengan pemakaian yang jauh lebih sedikit, Anda tetap dapat memperoleh rasa manis yang sama. Selain itu kalori yang masuk ke dalam tubuh juga jauh lebih kecil. Anda pun terhindar dari penyakit seperti obesitas dan diabetes.

Tidur 6-8 jam sehari

Kurang tidur dapat memengaruhi kadar hormon ghrelin dan leptin, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan dan membuat Anda makan secara berlebihan. Selain itu, bergadang pun dapat membuat Anda meningkatkan konsumsi makanan Anda di malam hari. Karena itu cukupi kebutuhan istirahat malam Anda.

Mengelola stres

Stres yang tidak terkelola dengan baik, sering kali dilampiaskan dengan mengonsumsi makanan secara berlebih. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa di saat sedang stres, kecenderungan seseorang mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan tinggi gula sangatlah besar. Hal inilah yang dapat menjadikan program diet gagal. Oleh karena itu, di saat sedang stres, atasi dengan hal lain selain makanan, misalnya bersosialisasi dengan teman-teman terdekat Anda, melakukan hobi tertentu, atau mungkin travelling bisa menjadi alternatif dalam mengelola stres Anda.

okezone.com

Resep Agar Gigi Tetap Putih & Sehat

Kesehatan


Resep Agar Gigi Tetap Putih & Sehat

KESEHATAN gigi dan mulut tak cuma dipengaruhi oleh sikat dan pasta gigi, obat kumur, dan benang gigi. Kita juga harus bersahabat dengan makanan dan minuman yang membantu organ kunyah tetap sehat dan kuat.

Terkadang kita tidak menyadari bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat memengaruhi kesehatan gigi. Kopi, teh, cola, red wine, dan minuman berwarna lainnya, sebenarnya bertanggung jawab terhadap perubahan warna gigi.

Selain itu, rokok dan obat-obatan yang kita konsumsi bisa berpengaruh buruk pada gigi. Padahal, gigi yang putih dapat mendukung penampilan. Hanya saja, kita sering kali mengabaikan hal tersebut.



Lantas apa saja yang tidak boleh diremehkan pada perawatan gigi agar tetap putih dan sehat? Ulasan Prevention berikut dapat membantu Anda.



Kalsium



Pola makan kaya kalsium membuat gigi tetap kuat dan tak mudah goyah. Asupan yang dianjurkan adalah 1.000 mg/hari bagi wanita di bawah 50 tahun.



Vitamin C



Ini adalah vitamin sahabat gigi dan gusi. Vitamin C mampu membantu memperbaiki jaringan oral yang rusak, sekaligus mencegah infeksi.



Serat



Sayur dan buah adalah surganya serat. Rasa serat yang renyah laksana deterjen alami untuk daerah gigi dan gusi. Selain itu, serat juga mampu menyingkirkan bakteri dan plak. Air liur yang keluar saat mengunyah serat dapat membantu mempertahankan keseimbangan pH mulut kita.



Teh hitam



Studi yang dilakukan oleh University of lllinois College of Dentistry menemukan bahwa teh hitam dapat menekan pertumbuhan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang dan radang gusi.



Air putih



Ketika minum air putih, kita tidak cuma bisa menghilangkan rasa haus. Tanpa terasa, kotoran dan bakteri yang menumpuk di dalam mulut juga ikut tersingkirkan.

okezone.com

Teh Hijau Sehatkan Gusi & Gigi

Kesehatan


Teh Hijau Sehatkan Gusi & Gigi

Mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat meningkatkan kesehatan gigi dan gusi.
SUDAH lebih dari 400 tahun, teh hijau populer sebagai minuman berkhasiat bagi orang Asia. Baru baru ini dalam The Journal of Periodontology, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat meningkatkan kesehatan gigi dan gusi.




Rupanya, teh hijau mampu mengurangi gejala penyakit periodontal (penyakit peradangan) kronis yang memengaruhi gusi dan jaringan penyangga gigi, yang berkaitan dengan perkembangan penyakit lain, jantung dan diabetes.



Teh hijau mengandung antioksidan catechin. Antioksidan ini meningkatkan kesehatan periodontal dan mengusir penyakit.



”Para periodontis percaya bahwa menjaga gusi sehat itu mutlak untuk mempertahankan tubuh yang sehat,” kata Dr David Cochran DDS PhD, Presiden of the AAP and Chair of the Departement of Periodontics, University of Texas Health Science Center, San Antonio.



Jadi, jangan lupa minum teh hijau secara teratur!

okezone.com

Sehat dengan Herbal

Kesehatan

Sehat dengan Herbal

PENGOBATAN herbal makin diminati oleh masyarakat. Terutama pasien yang menderita penyakit cukup berat. Obat herbal dianggap sebagai harapan baru untuk kesembuhan berbagai penyakit.



Mahalnya pengobatan konvensional serta ketakutan terhadap efek samping yang ditimbulkan oleh obat ini, menjadikan masyarakat banyak beralih ke pengobatan herbal. Alhasil, obat herbal pun menjadi tumpuan harapan bagi pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Terutama penyakit yang cukup berat seperti kanker.

Melihat kondisi dewasa ini, kecenderungan gaya hidup kini mulai kembali pada penggunaan produk-produk berbahan alami. Di berbagai negara, hal ini dikenal sebagai “gelombang hijau baru” atau new green wave dalam bahasa Inggrisnya. Gerakan ini berupaya menggunakan kembali bahan-bahan yang didapat dari alam.

Dari 25.000–30.000 spesies tanaman yang ada di Indonesia, sedikitnya sebanyak 9.600 di antaranya berpotensi sebagai obat. Namun, sejauh ini baru 300 spesies tanaman yang dimanfaatkan oleh industri obat tradisional.

Menurut Dr Dwi Ratna Sari H MKK, ramuan herbal berfungsi membantu proses kesembuhan dengan cara memperkuat jaringan yang terserang serta memperbaiki kerusakannya, menghentikan pendarahan, menghilangkan racun, menghilangkan rasa sakit. “Obat herbal juga bisa meningkatkan imunitas seluler dan fungsi hormonal,” kata Dwi.

Namun sejatinya, obat herbal bekerja sebagai pelengkap, bukannya pengganti obat-obat konvensional yang telah diresepkan oleh dokter. Jadi, obat ini aman dikonsumsi meski pada saat yang sama pasien juga tengah mengonsumsi obat dari dokter. Cukup beri waktu jeda 2–3 jam setelah pasien meminum obat pemberian dokter.

Akan tetapi Dwi mengaku, tidak sedikit di antara pasiennya yang telah menolak pengobatan konvensional dan beralih ke obat herbal. Ada pula pasien kanker yang memutuskan untuk menjalani terapi herbal ketimbang mengikuti kemoterapi.

“Dengan petunjuk yang diberikan seperti mengikuti diet, banyak pasien saya yang diberi kesembuhan,” kata dokter yang berpraktik di Klinik Mulyasari Medika ini.

Selain mengonsumsi obat herbal, ada baiknya pasien kanker juga menjaga makanannya. Sebaiknya penderita kanker tidak mengonsumsi daging, terutama daging hewan yang berkaki empat. Namun, sesekali pasien diizinkan menyantap ayam kampung atau ikan. Sayuran merupakan menu wajib yang harus ada di setiap jam makan. Ketika menjalani pengobatan herbal ini, Dwi mengatakan, yang paling penting adalah kondisi kejiwaan pasien. Pasien harus selalu berpikiran positif dan rela menjalani seluruh pengobatan.

“Yang pertama, pasien harus yakin bahwa pengobatan akan membawanya kepada kesembuhan, dan sabar,” beber tim peneliti Persatuan Dokter Herbal Medik Indonesia.

Kesabaran diperlukan karena obat herbal tidak bekerja secara cepat, namun memerlukan waktu, berbeda dengan obat yang diberikan dokter. Pengobatan herbal ini memang banyak dicari oleh pasien kanker.

Sayangnya, menurut Ketua Umum Perhimpunan Peneliti Bahan Alam Dr Maksum Radji, belum banyak orang yang meneliti khasiat obat herbal secara in vivo (langsung kepada pasien kanker) manusia. Namun secara sektoral, Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD), Jakarta, dan Rumah Sakit Dokter Sutomo, Surabaya, telah memulainya. Beberapa rumah sakit di Indonesia saat ini memang menyediakan poli herbal. Pengobatan secara herbal ini pun di beberapa tempat telah di-cover oleh Askes.

Maksum menambahkan, tata laksana dari Departemen Kesehatan masih tetap memakai obat sintetis, kemoterapi, dan penerapan teknologi kanker modern. Diharapkan obat herbal bisa mendampingi kemoterapi dan bersifat saling mendukung satu sama lain.

Menurut Hematologis dan Internis RSKD Profesor Dr dr Arry Harryanto Reksodiputro SpPDKHOM, obat herbal cukup efektif untuk meningkatkan imunitas tubuh pasien kanker. Pernyataannya itu didasari oleh studi yang dilakukannya kepada 15 pasien kanker nasofaring di RS Dharmais selama satu tahun terakhir. Dalam studinya tersebut, Arry memakai jenis obat herbal yang berasal dari ekstrak obat herbal China bernama tien-hsien liquid. Obat ini berisi beragam kandungan, di antaranya Cordyceps sinensis, Oldenlandia diffusae, Indigo pulverata levis, dan Polyporus umbellatus.

Penelitian dilakukan terhadap pasien kanker nasofaring yang telah menjalani terapi kemoterapi atau radiasi. Hasilnya, pemberian obat herbal selama empat pekan dapat meningkatkan imunitas pasien kanker yang biasanya menurun akibat kemoterapi ataupun radiasi.

Menurut Arry, obat herbal di China rata-rata berkhasiat meningkatkan fungsi-fungsi sel darah yang berperan dalam respon imun. Lebih jauh Arry mengatakan, sebagian besar obat herbal tidak mempunyai efek membunuh sel kanker secara langsung—berbeda dengan obat sintetis, yang langsung menyerang sel kanker.

“Obat herbal bersifat suportif, seperti menimbulkan nafsu makan, menghilangkan rasa sakit, membuat orang tidak lemas lagi, dan meningkatkan daya tahan tubuh,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penelitiannya ini masih bersifat preliminary study atau baru evaluasi pendahuluan. Untuk melihat secara holistik, harus lebih banyak lagi studi yang mesti dilakukan kepada pasien kanker. Ke depan, bukan tidak mungkin ada interaksi antara obat herbal dan modern.

Atau sebaliknya, obat herbal malah memperkuat efek dari kemoterapi. Adapun obat herbal masih perlu sinkronisasi dari penelitian di batas in vitro ke penelitian in vivo. Menurut Maksum, yang masih menjadi kendala adalah perhitungan dosisnya.

okezone.com

Cegah Diabetes, Isi 50 Persen Piring dengan Sayur

Kesehatan


Cegah Diabetes, Isi 50 Persen Piring dengan Sayur

Kalau kita makan makanan berserat tinggi, akan membantu glikemik yang kita makan menjadi rendah. (Foto: gettyimages) HIDUP sehat tak lepas dari pola makan sehat. Dengan asupan gizi seimbang, tak kurang dan tak lebih, Anda pun akan memiliki tubuh ideal.

Tubuh ideal, siapa yang tak menginginkannya? Untuk mendapatkannya, Anda tak perlu merogoh kocek dalam, tapi cukup dengan asupan gizi seimbang. Gizi seimbang dibutuhkan selain untuk kesehatan, juga untuk mengatasi kekurangan dan kelebihan berat badan sehingga terbentuklah badan ideal.

“Prinsip perencanaan makan sebaiknya dengan gizi seimbang. Komposisi energi dari karbohidrat sebesar 60-70 persen, protein sebesar 10-15 persen, dan lemak 20-25 persen. Tidak ada makanan yang dilarang, tapi yang harus diperhatikan adalah porsi makan tidak boleh berlebihan,” papar Susana STP MSc PDEng, Head of Division Nutrifood Research Center dalam acara “Nutrisi Seimbang untuk Cegah dan Atasi Diabetes” di Kembang Goela Restoran, Jakarta, belum lama ini.

Namun kita tentu tahu, kehidupan kota besar membuat banyak orang sulit menyesuaikan gaya hidup sehat. Gaya hidup modern menjadi pemicu terjangkitnya berbagai macam penyakit, seperti diabetes. Kurang berolahraga, sering mengonsumsi sumber zat gula dan lemak tinggi, kurang mengonsumsi makanan berserat, memiliki bobot tubuh berlebih (obesitas), pola makan berlebihan, tingkat stres tinggi, serta faktor genetik merupakan pemicu diabetes yang kini bahkan menjangkiti usia muda.

Lantas, adakah cara mudah mengatur asupan makanan agar terhindar dari diabetes? Ternyata ada!

“Caranya, penuhi setengah bagian piring dengan sayur, seperempat karbohidrat, dan seperempat sisanya dengan lauk pauk. Karena kalau kita makan makanan berserat tinggi, akan membantu glikemik yang kita makan menjadi rendah,” jelas Susana.

Seperti diketahui, makanan dengan kadar glikemik tinggi membuat pankreas harus berusaha keras mengeluarkan insulin. Selain itu, bila asupan Anda lebih banyak mengandung lemak ataupun karbohidrat, maka kelebihan yang tak bisa dicerna usus akan tersimpan di dinding perut.

“Tubuh memiliki kapasitas penyimpanan lemak yang besar, sedangkan karbohidrat tidak. Sehingga jika ada kelebihan karbohidrat, akan diubah menjadi lemak di dalam perut. Dan ini akan meningkatkan risiko diabetes,”

okezone.com

Agar Wajah Tak Cepat Tua

SEIRING usia bertambah, kulit wajah kaum wanita berubah menjadi keriput. Hanya dengan perawatan kulit wajah, masalah keriput bisa ditunda.

Berikut ini tip dari pakar kesehatan dan kecantikan perempuan dr Sonia Wibisono menjaga agar wajah tak cepat tua:

1. Jangan terlalu kasar dan terlalu sering mencuci wajah. Jika terlalu sering dibersihkan, kelembapannya hilang.

2. Berhentilah merokok. Selain merokok tidak baik untuk kesehatan, merokok juga dapat membantu mempercepat timbulnya keriput pada wajah, terutama di daerah ujung mata.

3. Menjaga berat badan. Agar wajah tidak cepat keriput, mulailah menjaga bobot badan.

4. Terlalu banyak cemberut ternyata dapat mengakibatkan munculnya keriput lebih awal. Mulailah untuk lebih sering tersenyum.

5. Mengonsumsi makanan yang bergizi ternyata dapat mencegah timbulnya keriput pada wajah.

6. Hindari sinar matahari secara langsung pada wajah. Lindungi wajah dengan payung atau topi. Atau bisa dengan kacamata hitam. Tetapi jangan sembarangan memilih kacamata yang dapat menyerap panas justru akan mempercepat munculnya keriput.

okezone.com